Thursday, December 23, 2004

SEBUAH KARYA UNTUK BUNDA

Jauh sudah kau melangkah
Menapaki jalan yang penuh batu dan kerikil
Naik turun berkelok terjal curam licin
Tapi tetap kau jalani hari harimu dengan suka duka


Kau perjuangkan semuanya demi keluargamu
Engkau bak oase di tengah gurun
Engkaulah laut tempat kami bernaung
Kau seolah tegar walau badai hujan bahkan terik kemarau menerpamu
Kau tetap melangkah walau kau tak yakin akan langkahmu
Kau tetap mengeluh, tapi itu tetap tak menyurutkan langkahmu

Kau selalu ada dalam kehidupanku
Kau akan selalu dan selamanya di dalam hatiku
Tiada yang dapat mengantikan dirimu dimanapun

Kaulah teman sahabat tempatku bercerita tentang apapun
Tentang obsesiku dendamku kecemburuanku
Cintaku harapanku ambisiku bahkan fantasiku
Kau ada kapanpun aku butuh bahkan saat kau jauh dariku

Tapi kau juga sering mengecewakanku
Membuatku marah pesimis dan membuatku marah
Membuatku menangis dan kadang membuatku jatuh
Bahkan kau sering bertentangan denganku

Tapi itu semua tlah tertutup dengan lembutnya belaianmu
Kau dampingi aku saat aku jatuh
Kau dorong diriku, kau ajari aku menghadapi hidup
Kau semangati aku saat harapanku lemah
Kau adalah matahari hidupku
Saat ini maupun nantiEngkau akan selalu di hatiku…… Ibu


MOTHER'S DAY

Today's Mother Day...
Apa yang tlah kita berikan pada ibu kita...
Apakah tlah sebanding dengan yang dia berikan untuk kita
Apakah yang tlah kita lakuakn untuknya...
Apakah tlah setimpal dengan yang dia lakukan untuk anaknya
Terkadang kalo kita mau jujur, kita sering banget menyakiti hatinya, kita tak pernah mau menegok kebelakang tentang apa yang tlah beliau lakukan untuk anak2nya. Kita tak pernah menyadari bahwa kasihnya tulus untuk kita, kasih sayang sejati yang tak pernah hilang tertelan waktu. Hingga ada pepatah Kasih Ibu sepanjang jalan, kasih anak sepanjang jalan.
Apapun akan diberikan untuk kita, kasih sayang, harta, bahkan nyawa. Cara penyampaian kasih pun berbeda, mereka slalu punya caranya tersendiri dalam menyampaikan cinta pada anaknya.
Bila kita menyimak media akhir2 ini, banyak anak yang tega membunuh ibunya, atau bahkan seorang ibu yang tega membuang bahkan membunuh anaknya. Apakah sudah sedemikian tipisnya moral hingga setan slalu bebas menyerang siapapun tanpa pandang bulu. Sungguh ironis, disaat di lain tempat beberapa ibu yang rela kerja apapun, bahkan mengorbankan harga diri mereka demi sekolah anaknya, tapi di tempat lain seorang ibu yang menggugurkan bayinya ataupun menelantarkan anaknya.
Apakah ini talh menjadi tanda semakin tak bernilainya moral dan agama????
Dunia...

MyShoutbox.com - Free Shoutbox!