Wednesday, January 12, 2005

TENTANG SENJA

Tadi gue buka blog, setelah hampir seminggu gue ngga menyentuh sama sekali...
Gue baca comment (entah dr siapa dan siapapun dia), dia berbicara tentang senja...

Gue menyukai bahkan terobsesi dengan senja sebelum gue baca novel dari Seno Gumiro Aji, entah sejak kapan, yang jelas mungkin sejak gue SMP.

Senja memang indah, sangat indah, tak kala dia manampakkan kilau mentarinya saat menuju peraduan, sungguh anggun dan indah...

Kala senja pula para pekerja mulai pulang kerumah setelah seharian membanting tulang demi keluarganya. Senja pula yang entah berapa banyak orang datang ke pantai menyaksikan sang bagas menuju peraduannya,menawan bukan...

Indah, tapi bukan sebentar...
Senja akan lekat dalam memoriku, dalam setiap langkahku, bukan berarti aku memuja senja.
Kebahagian akan senja akan slalu kita kenang, dan bukan hanya sesaat...
Keindahan memang bukan sesuatu yang abadi, tapi bila kita merasakannya dalam hati, kita akan merasakan keabadian tertanam disana, seperti senja, ia akan datang dan datang lagi setiap hari, begitu pula kebahagiaan...

Senja memang tak akan sama tiap harinya, seperti sore tadi saat senja berbalut rintik hujan, sungguh eksotis...
Semua tak akan pernah sama, karna semua hal berubah, seperti kahidupan yang terus akan maju bukan berbalik lagi ke belakang.

Harapan apakah bisa menikam kita....?
Kurasa tidak...dengan harapan kita masih bisa bertahan hidup, masih bisa survive saat kita hampir roboh terjatuh, saat kita jatuh tersungkur, saat kita hampir mati, dengan harapan akan membawa kita menuju dunia baru, yang mungkin tanpa pernah kita sadari...

Senja seperti juga fajar, tahun baru, bergantinya hari, terus dan terus, tapi janganlah kita berpikir bahwa kita stag disini, kita terus berkembang cuma kita tak pernah mau menyadarinya kawan.. detik ini berarti karna dia detik ini, bukan detik kemarin atau detik nanti...

Senja....itu abadi, dan indahnya bukan hanya sesaat, sadarilah dan rasakanlah dia dalam hatimu... walau sesaat....



4 Comments:

At 2:12 PM, Blogger Abdullah Sanusi said...

This comment has been removed by a blog administrator.

 
At 4:03 PM, Anonymous Anonymous said...

Datanglah ke negeri senjax SGA. meski tempatnya tak tercatat dalam peta sebenarnya....

senja hanya sebentar.
terima kasih udah berbicara banyak padaku lewat blog-mu....

tapi...hidup ini fana. "...sesuatu yang kelak retak, dan kita membikinnya abadi...." (Goenawan Mohamad, Kwatrin sebuah Poci)

Senja...ah..jangan mengekalkannya...

 
At 4:52 PM, Blogger Syahrani AR said...

Aaaahh senja... Hari sudah senja dan itulah saatnya matahari berubah warna karena berpadu dengan lainnya.. Salam kenal yaaa :)

 
At 5:25 PM, Blogger Lelakibugis.net said...

Negeri Senja adalah titik balik SGA. Senja-senja yang dihadirkannya tak lagi seindah "Sepotong Senja Buat Pacarku". Mungkin karena SGA pun semakin mendekati senja kepenulisannya, meski demikian SGA tetaplah penulis terbaik bagiku, bagimu dan bagi pencinta senja lainnya. salam.
www.menulissenja.blogspot.com

 

Post a Comment

<< Home

MyShoutbox.com - Free Shoutbox!